Tampilkan postingan dengan label Psi.Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psi.Belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Oktober 2012

Aplikasi Teori Skinner dalam Pembelajaran


Belajar bukan melakukan,tetapi belajar adalah mengubah apa yang kita lakukan. Kondisi perkuliahan hari ini berbeda dari kuliah sebelumnya. Kami diberikan tiga buah kertas dengan berbagai ukurun dan tekstur yang berbeda-beda. Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk menciptakan produk berkaitan dengan tiga kertas tersebut. Sebelum mempersilahkan mahasiswa untuk bereksplorasi,pengajar mengatakan bahwa tiga produk yang terbaik akan mendapatkan penghargaan. Waktu yang diberikan pengajar dalam membuat produk hanya 30 menit. Dalam waktu 30 menit tersebut saya mampu membuat burung bangau,wajah anjing bulldog,perahu kertas. Seperti terlihat pada gambar berikut ini

Menurut saya,stimulus yang dimaksudkan untuk memunculkan perilaku sesuai dengan teori belajar  yang dikemukakan oleh Skinner bukan terletak pada kertas-kertas yang diberikan, kertas-kertas yang diberikan hanya menjadi stimulus untuk menciptakan sebuah produk, melainkan pada instruksi akan memberikan hadiah kepada mahasiswa yang menghasilkan produk yang terbaik. 
Thorndike telah mengidentifikasi tiga komponen penting dari perubahan perilaku,yakni : kesempatan dimana perilaku terjadi;perilaku itu sendiri; dan konsekuensi dari perilaku itu sendiri (Skinner,1953;1968b,h.4). Dalam hal ini,pemberian penguatan sangat memungkinkan untuk mengubah perilaku karena diberikan dalam konteks pendidikan, perilaku itu merupakan hal yang menyenangkan dan konsekuensinya akan mendapatkan hadiah.
 Menjanjikan akan memberikan hadiah apabila perilaku yang diinginkan muncul adalah sebuah reinforcement (penguatan).  Penguat akan menjadi lebih efektif apabila terjadi seketika bersamaan dengan perilaku itu sendiri. Penguat bersifat menyatu pada pelaksanan perilaku tertentu. Setelah mengevaluasi hasil kerja mahasiswa, pengajar langsung memberikan hadia (penguat) kepada mahasiswa yang terbaik. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga supaya frekuensi respon menetap. Jika penguat terlambat diberikan,maka perilaku yang kita inginkan lambat laun akan menghilang (extinction).

Selasa, 09 Oktober 2012

Menjadi Juara Karena Hadiah Dari Ibuku


Ketika masih sekolah dulu,hal yang paling saya senangi adalah ketika ibu berkata di setiap awal semester,”kalau poji dapat 2 besar,poji boleh minta apa saja.”
Anak mana yang tidak semangat dalam belajarnya ketika ada sesuatu yang akan dia dapatkan jika ia mampu memenuhi keinginan orang lain. Hal ini lah yang saya lakukan selama 6 tahun ketika masih duduk di sekolah dasar (SD). Ketika SD,saya selalu memiliki barang baru,terutama di awal semester dan itu semua adalah hadiah dari ibu karena mampu memenuhi permintaannya.
Ada tiga komponen penting dari perubahan perilaku:
1.      Kesempatan dimana perilaku terjadi
2.      Perilaku itu sendiri
3.      Konsekuensi dari perilaku
Respon yang sering diberikan pada lingkungan untuk menghasilkan konsekuensi yang berbeda dan konsekuensi tertentu menimbulkan pengulangan respon.
perilaku yang dilakukan ibu saya dalam memberikan penguatan secara berkala untuk memunculkan perilaku yang diinginkan dalam teori Operant Conditioning Skinner disebut reward. Reward atau penguatan adalah konsekuensi behavioral yang memperkuat perilaku untuk meningkatkan frekuensi respon.
Menurut Skinner, agar efektif dalam mengubah perilaku, penguatan harus terjadi secara seketika bersamaan dengan perilaku. Penguatan yang diberikan secara tidak konsisten akan melemahkan frekuensi respon yang bisa berakhir pada extinction. Ada dua jenis waktu pemberian penguatan. Pertama, penguatan diberikan secara tepat sesuai dengan jumlah respon yang dimunculkan oleh subjek disebut penguatan rasio. Contohnya,jika saya memiliki nilai diatas 80 minimal sebanyak 3 kali maka saya akan diberikan reward.  Kedua, ditntukan berdasarkan interval yang telah ditentukan disebut penguatan interval. Contohnya, saya juara kelas setiap semester akan diberikan reward.
Jadwal pemberian reward yang dilakukan ibu saya adalah penguatan inteval. Artinya, ibu saya konsisten memberikan reward dalam interval 1 semester. Jadi,ketika saya mampu memenuhi keinginan ibu saya,mendapat juara kelas,ibu saya langsung memberikan reward tanpa penundaan waktu.